0
Dikirim pada 28 November 2014 di Bahasa Arab

Maaf yah agak klise emang judulnya, ini tips dari Ustadz Kamal yang mengajar di ma’hadku. Sebenernya juga awalnya buat konsumsi pribadi aj tapi sampai saat ini aku terus menerapkannya, dan Alhamdulillah aku pun masih menggandrungi bahasa Arab, jadi mungkin lebih baik jika disebarkan melalui blog ini juga, semoga bisa pula menular ke temen temen pembelajar : )

⇒ Bahasa Arab adalah bahasa yang mudah, karena bahasanya kaum Muslimin. Niat selalu diperbaharui, dicek secara berkala, apakah niatnya masih sama atau sudah berubah terindikasi penyakit riya dan semacamnya. Sebaik baik niat adalah ikhlas karena Allah Ta’la, dan ingin mengangkat kebodohan dari diri sendiri dan orang lain.

⇒ Ada tekad yang kuat, jangan sampai kefikiran untuk mundur, sebaliknya kita harus terus melangkah ke depan. Kalau ada pelajaran yang sulit, tidak langsung mundur, malah kita lawan dengan kemauan kita untuk menguasai Bahasa Arab tersebut.

⇒ Kesabaran, tidak mudah putus asa, pertolongan Allah selalu ada untuk orang-orang yang bersabar, dan selalu ingat “Sesungguhnya setelah kesulitan itu pasti ada kemudahan”.

⇒ Cinta Bahasa Arab, cinta dulu. Karena sesulit apapun nanti ketika dalam belajar, jika kita cinta, seakan ada rasa yang mengikat kita untuk tetap bertahan mempelajarinya *cieee

⇒ Memperlancar bacaan Al Quran. Iya donk, bahasa Al Quran adalah bahasa Arab, kalau aku ngerasa itu secara otomatis juga mulai memperhatikan setiap kata di dalam Al Quran dan berusaha memperlancar maupun memperindah bacaan tersebut.

⇒ Secara bertahap. Sama seperti makanan, kalau kita melahap semua (banyak) makanan dalam waktu bersamaan, apa yang terjadi? muntah kan? nah belajar pun demikian, jangan berharap instan, jika belajar sekaligus banyak itu akan lebih cepat lupanya daripada paham dan ingatnya. Karena itu belajar bahasa Arab pun harus bertahap, mulai dari dasar-dasarnya dulu, kalau sudah bisa, lanjut lagi ke tingkatan berikutnya, dan seterusnya seperti itu.

⇒ Jangan malu bertanya. Ya karena semakin tinggi tingkatan belajar, akan mendapatkan kesulitan-kesulitan yang lebih ‘wah’ juga, mungkin pada awal belajar, kita jarang menemui kesulitan itu, sehingga kita ngga mengharuskan untuk bertanya. Tapi jika memang ada bagian dimana kita benar benar tidak paham, jangan malu bertanya, Insya Allah malah akan membuat kita menjadi semakin paham.

Wallahu a’lam bish shawab



Dikirim pada 28 November 2014 di Bahasa Arab
comments powered by Disqus
Profile

Aku seorang Muslimah | Sarjana Teknik Kimia. Khansa adalah nama penaku, terinspirasi dari nama salah seorang shahabiyah. Aku seorang pembelajar yang ingin menjadi sebaik baiknya hamba Allah.. Semata-mata untuk mencari RidhaNya. Segala niat dalam aktivitas ini Insya Allah diusahakan untuk beribadah padaNya. Saat ini di sela sela penggapaian cita cita, aku belajar ilmu syar’i di Ma’had Takhassus Al Barkah Depok. More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 36.582 kali


connect with ABATASA